Untuk menyusun ransum unggas yang baik,
harus memperhitungkan kadar serat kasar. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh
ransum yang apabila dikonsumsi ternak bisa dicerna lebih tinggi. Komposisi
ransum unggas yang mengandung kadar serat kasar tinggi, akan menyebabkan lebih
banyak serat kasar dikeluarkan lewat kotoran, sehingga kesempatan efisiensi
yang diperoleh dari ransum yang dikonsumsikan hilang.

